ilustasi: Teguh (infopublik.id) Penulis: ံံံံံ ံံ (FB) Pengalaman saya waktu jualan kangkung dulu dikampung dan saya tidak tahu jika sepedah yg saya kayuh itu ternyata berat bukan karena satu karung kangkung melainkan ditumpangi pocong 2. Saya perempuan, dikampung saya yg jualan kangkung ya cuma saya, kangkung yg saya jual bukan kangkung nanam tapi kangkung yg saya ambil dari rawa2 di kampung saya... Kesibukan saya tiap hari.. jam 2 pagi bawa kangkung kepasar. dari kampung kepasar itu perjalanan kurang lebih 3 jam pakai sepedah ontel, sampai pasar jam 5. habis tidak habis jam 9 pagi pulang karena pasar jg sudah tutup. Sampai rumah jam 12 an siang dan istirahat nanti jam 3 lanjut ke rawa nyari kangkung sampai magrib, Ya maklum lah saya janda anak saya 3 jadi ya harus banting tulang untuk menyekolahkan anak2. Lanjut habis isya sampai sekitar jam 21:00 saya menguntingi atau mengikat kangkung . Satu ikat kecil 500 perak satu ikat besar 5000 perak. Biasanya saya bisa bawa sampai...