Skip to main content

Posts

Showing posts with the label keluarga

Tragedi yang menimpa keluargaku

Ilustrasi: Kristianto Purnomo/kompas.com Penulis: Bondan Sujarwo (FB) Assalamualaikum selamat pagi semua kali ini sy akan menceritakan kisah horor yg di alami oleh keluarga sy., Hutang piutang alm ibu sy yg blm terbayar kan. Langsung sj y, kedua orang tua itu dlu bisa di bilang orang yg berkecukupan, alm bpk sy bekerja sbg kontraktor di perusahaan alam sutera Tangerang sbg pgws lapangan, ibu sy membuka usaha salon dirmh dan usaha salonnya itu laku keras pd waktu itu,, ibu sy dlu klo k mana2 selalu berpakaian rapi lah dan selalu memakai emas di mana2, sampai2 ibu sy itu di juluki sbg toko emas berjalan di kla itu dan klo berpergian selalu membawa uang bnyk di tasnya,, karena orang tua sy dlu orang yg mampu dan sy dlu tipe orang yg suka foya2 di zaman sy blm menikah. dlu memang sih sy krj tp hasilnya itu sy pake buat senang2 di kla itu. pada suatu saat ibu sy berkata, Bondan apa sebaiknya uang gaji km itu km tabung buat masa dpn km, x km Ketumu jodoh trs nikah,, karena sy dlu orang y...

Pengalaman di rumah baru

Ilustrasi (Rizal Bahari/Detikcom) Penulis: Anonim (FB) Tahun 2018 lalu kami baru saja merenovasi rumah tinggal yang kami tempati sejak thn 2009 lalu.  Dari bangunan 1 lantai seukuran 9x7 menjadi bangunan 2 lantai dan full semua tanah dijadikan bangunan.  Selama renovasi berjalan kami mengontrak di rumah kosong milik tetangga yg jaraknya hanya 2 rumah dari rumah asli kami. Setelah 6 bulan renovasi selesai mulailah rumah baru ini kami tempati.  Biaya renovasi yang sangat lumayan membuat kami menunda untuk mengadakan acara pengajian untuk selamatan atau syukuran. Karena tradisi di lingkungan kami biasanya acara2 semacam itu cukup memakan biaya yang lumayan. Sebagai antisipasinya kami menyolati setiap ruangan dan saya juga mengajak orang rumah dan orang tua kami untuk mengaji sendiri di dalam rumah.  Tapi sepertinya semua ini belum cukup membuat rumah kami "bersih" dari mahluk2 yg tak kasat mata..  Rumah baru  ini terbilang cukup luas dan besar, dan setiap hari...

Setelah aku ditinggalkan ibu

Ilustrasi: Alfian Widi/vice.com Penulis: Panglima Alaskandar (FB)   Ini cerita ketika dahulu setelah aku ditinggalkan ibu.. Ketika itu, ada seorang penjual cotom & cepon yang keliling kampung hingga ia mampir kerumahku, dia bertanya tentang bayi yang baru dilahirkan dua bulan kemarin, disitu ada nenekku yang menjawab kalo bayi itu memang cucunya karena bayi itu adalah adikku, si penjual itu menawarkan bagaimana kalo adikku dibeli saja atau bahasa halusnya dia ingin mengurus adikku (bayi) nanti kita terima uang dari si penjual, tapi nenek menolak dengan alasan "saya tidak berani memberikannya karena ini bukan hak saya" kata nenek, dan berbagai kata-kata si penjual itu terus saja merayu nenek kalau istrinya mandul dan dia sangat ingin mengurus bayi perempuan, sampai sore hari penjual itu masih berada dirumahku hingga ayahku pulang, nenek menjelaskan tentang perihal si penjual itu kepada ayahku, lalu ayahku bertanya siapa namanya darimana asalnya, hingga tiba malam hari penj...

Tragedi yang menimpa tetanggaku

penulis: anonim (FB)   Fedor Kosarev Ini kisah ttg tragedi yg menimpa tetanggaku... Ak mempunyai tetangga yg sangat baik, mereka sangat menjunjung tinggi adab & kesopanan, mereka jg sangat paham dg ilmu agama tpi g prnh menyombongkan diri. Kami hidup disebuah desa yg aman & damai hingga suatu hari ada keluarga pendatang yg membeli rumah disebelah rumah abah Husein, tetangga yg ak ceritakn. Keluarga pak Jaya ini termasuk keluarga yg jumawa krn katanya mereka masi keturunan ningrat. lalu suatu hari tak ada angin tak ada hujan tiba2 pak jaya menuduh abah husein merampas tanahnya, dia menuduh abah yg membuat pagar melewati batas tanah pekarangan milik pak Jaya, krn keributan yg terjdi akhirnya warga berdatangan n menyalahkn pak Jaya krn pagar milik abah sdh ada sejak dlu n tdk prnh melewati batas, krn malu pak Jaya masuk ke dlm rumah n berkata ke abah2 awas kamu, krn ak udh dibikin malu2... bbrp hari stlh kejadian itu keluarga pak jaya pergi liburan keluar kota n keesokan harin...

Lemantun (2014) - Wregas Bhanuteja

Mungkin beberapa dari kalian sudah tak asing dengan nama Wregas Bhanuteja, sutradara muda yang sering menghasilkan film pendek masterpiece. Bahkan salah satu filmnya, Prenjak (2016), berhasil menang di festival Cannes. Beruntunglah salah satu karyanya, Lemantun (2014), yang merupakan film sebagai tugas akhir kuliahnya kini bisa disaksikan di YouTube.